Minggu, 18 Oktober 2015

 MAKALAH BAHAYA MEROKOK MERUSAK KESEHATAN TUBUH

A.    Latar Belakang

“Tiada hari tanpa rokok” mungkin itu kata yang tepat bagi para pecandu rokok terutama para remaja.
Beberapa jam tidak merokok, membuat mereka gelisah, mulut terasa tidak enak sehingga bingung melakukan sesuatu. Kecanduan rokok sudah menjadi masalah serius yang dihadapi dunia. 
Remaja adalah generasi penerus bangsa. Harapan dan masa depan bangsa berada ditangan mereka. Oleh karena itu, tujuan makalah ini adalah agar para remaja mengetahui apa saja bahaya merokok. Namun, bagi pelajar yang sudah kecanduan merokok kemungkinan kecil untuk meninggalkan kebiasaan merokok.
Banyak sekali remaja yang mulai mengenal rokok  pada usia kanak-kanak. Hal ini disebabkan oleh faktor lingkungan.
Oleh karena itu, saat usia remaja tiba, merokok telah menjadi kebiasaan yang sulit dilepaskan. 
Jika para pecandu rokok tiba-tiba memberhentikan kebiasaan merokok, tubuh akan menjadi gelisah, jantung berdebar, dan terdapat banyak gejala lainnya yang tidak membuat tubuh nyaman.  Namun, saat rokok kembali dihisap dan kadar nikotin di otak telah terpenuhi lagi, otak akan memberi kode rasa nyaman kembali pada tubuh. Itulah sebabnnya sangat sulit melepaskan diri dari rokok.
Hal yang membuat miris lagi adalah sebuah kenyataan yang menujukan bahwa merokok kini tidak lagi dominan dilakukan oleh para kalangan laki-laki. Namun para kaum wanitapun telah melakukan kebiasaan buruk itu. 
B.     Tujuan
                Melihat semakin banyaknya pecandu rokok setiap tahunnya, yang nanti dampak negatifnnya dapat dirasakan juga baik cepat ataupun lambat. Sehingga dengan dibuat makalah ini, masyarakat diharapkan dapat   :
a.       Mengetahui tentang seluk beluk rokok dan zat racun yang dikandungnya.
b.      Mengetahui seberapa besar dampak rokok bagi kesehatan tubuh.
c.       Mengurangi menghisap rokok setelah mengetahui bahaya yang ditimbulkan.
                        BAB II PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN ROKOK
             Rokok adalah lintingan atau gulungan tembakau yang digulung / dibungkus dengan kertas, daun, atau kulit jagung, sebesar  kelingking dengan panjang 8-10 cm, biasanya dihisap seseorang setelah dibakar ujungnya. Rokok merupakan pabrik bahan kimia berbahaya. Hanya dengan membakar dan menghisap sebatang rokok saja, dapat diproduksi lebih dari 4000 jenis bahan kimia. 400 diantaranya beracun dan 40 diantaranya bisa berakumulasi dalam tubuh dan dapat menyebabkan kanker.
             Rokok juga termasuk zat adiktif karena dapat menyebabkan adiksi (ketagihan) dan dependensi (ketergantungan) bagi orang yang menghisapnya. Dengan kata lain, rokok termasuk golongan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Alkohol, dan Zat Adiktif).
Penyakit yang Ditimbulkan Oleh Rokok  :
Kebiasaan merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Berikut beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh rokok, yaitu :

1.      Rambut rontok
2.      Kulit keriput
3.      Hilangnya pendengaran
4.      Kanker kulit
5.      Caries
6.      Enfisema
7.      Kerusakan paru
8.      Berisiko tinggi terkena kanker paru-paru dan jantung
9.      Penyakit jantung
10.  Tukak lambung
11.  Diskolori jari-jari
12.  Kanker uterus
13.  Kerusakan sperma
14.  Penyakit Buerger

BAB III ISI

A.    PENYEBAB REMAJA MEROKOK

1.      Orangtua
              Salah satu temuan tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi perokok dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang bahagia. Remaja yang berasal dari keluarga konservatif yang menekankan nilai-nilai sosial dan agama dengan baik dengan tujuan jangka panjang lebih sulit untuk terlibat dengan rokok/tembakau/obat-obatan dibandingkan dengan keluarga yang permisif dengan penekanan pada falsafah “kerjakan urusanmu sendiri-sendiri”, dan yang paling kuat pengaruhnya adalah bila orang tua sendiri menjadi figur contoh yaitu sebagai perokok berat, maka anak-anaknya akan mungkin sekali untuk mencontohnya. Perilaku merokok lebih banyak di dapati pada mereka yang tinggal dengan satu orang tua (single parent). Remaja akan lebih cepat berperilaku sebagai perokok bila ibu mereka merokok dari pada  ayah yang merokok, hal ini lebih terlihat pada remaja putri.
2.      Pengaruh teman
                    Berbagai fakta mengungkapkan bahwa semakin banyak remaja merokok maka semakin besar kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga dan demikian sebaliknya. Dari fakta tersebut ada dua kemungkinan yang terjadi, pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan teman-teman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. Diantara remaja perokok terdapat 87% mempunyai sekurang-kurangnya satu atau lebih sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja non perokok.
3.      Faktor Kepribadian
                    Orang mencoba untuk merokok karena alasan rasa ingin tahu yang besar atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa, membebaskan diri dari kebosanan. Masa remaja memang masa yang labil bagi remaja sehingga sesuatu yang tabu sekalipun ingin mereka coba.

B.     PENCEGAHAAN ROKOK

1.  Hal pertama yang harus dilakukan perokok untuk menghentikan kebiasaan  merokoknya adalah dengan menanamkan kemauan yang kuat untuk dapat keluar dari kebiasaan tersebut. 
2.      Hendaklah seorang perokok menyadari bahaya rokok bagi kesehatan tubuhnya.
3.    Pilihlah teman-teman baik yang tidak suka merokok, dan jauhilah teman-teman yang memiliki budaya merokok.
4.    Berusahalah untuk mengurangi rokok yang dikonsumsi, sedikit demi sedikit secara  rutin setiap harinya. 
5.   Alihkanlah perhatian ketika timbul keinginan merokok pada diri Anda, misalnya mengalihkan keinginan merokok tersebut dengan memakan permen, makan cemilan sehat atau makan buah. 
6.      Tidak ada salahnya meminta bantuan keluarga untuk membantu Anda menghentikan kebiasaan buruk tersebut, misalnya dengan cara mengingatkan Anda akan bahaya rokok, lebih intensif mengajak ngobrol untuk mengalihkan perhatian Anda akan rokok ataupun melakukan tindakan tegas ketika Anda melanggar proses rehabilitasi merokok Anda.
7.  Jauhilah kebiasaan melamun, kebiasaan menyendiri atau diam tanpa melakukan aktifitas apapun, karena hal tersbut dapat memicu keinginan merokok.
8.      Sibukkanlah diri dengan kegiatan yang positif seperti olahraga, membaca, mengakses internet dan sebagainya.
9.    Buanglah segala sesuatu hal yang berhubungan dengan rokok seperti asbak, wadah rokok bahkan korek api, karena cara ini cukup positif untuk membantu Anda melupakan rokok.


C.     BAHAN-BAHAN PEMBUAT ROKOK

1.      Methanol, adalah senyawa kimia dari alkhohol seedarhana yang juga beracun.
2.      Amonia, gas beracun yang berbau sangat busuk, bberacun dan bersifat korosif.
3.      Hidrogen sianida (HCN), gas racun yang juga sangat berbahaya bbbagi manusia
4.      Nitrogen oksida, pada dosis yang cukup, gas ini dapat menimbulkan keinginan tertawa spontan yang tidak jelas alsannya.Gas ini dapat menekan rasa sakit pada manusia sehingga digunakan untuk obat bius pada medis.
5.      Tar,merupakan sisa pembakaran yang dapat kita lihat pada pipa rokok. Warnanya hitam dan lengket. Tar juga membuat gigi dan kuku menjadi kuning kehitaman. Zat sisa ini sangat berbahaya karena merupakan bahan karsinogenik(bahan penyebab kanker). Selain itu, tar mengakibatkan gerakan rambut getar di saluran pernapasan terhenti.Padahal, rambut getar ini berfungsi untuk mencegah bahan-bahan berbahaya masuk kesaluran pernapasan.
6.  Nikotin adalah senyawa kimia berbahaya yang dapat menimbulkan efek ketagihan atau ketergantungan serta menyebabkan tumbuhnya sel-sel kanker pada paru-paru. Nikotin pada asap rokok hanya membutuhkan 9 detik untuk sampai ke otak. Akibatntnya tekanan darah naik,ritme pernapasan naik, dan sistem saraf pusat terstimulasi. 
7.  Karbon Monoksida dikenal sebagai zat racun. Pada bats jumlah tertentu , manusia akan mati jika menghirup gas ini.  Gas monoksida akan mengikat hemoglobin pada darah manusia sehingga kemampuan fungsi darah untuk mengikat oksigen berkurang.

                                                 BAB IV PENUTUP


1.       Kesimpulan
Melihat kenyataan yang ada pada uraian sebelumnya, dapat dikatakan rokok itu lebih banyak mudharatnya (dampak negatifnya) dari pada dampak positifnya. Apabila hal ini dibiarkan terus berlangsung, maka akan mengakibatkan permasalahan yang serius pada kesehatan tubuh manusia. Dan seharusnya masyarakat sadar akan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh mereka.Namun hal itu masih sulit dilakukan di Indonesia.

2.       Saran
Setelah membaca makalah ini, semoga masyarakat dapat tersadarkan akan bahaya rokok bagi kesehatan mereka dan segera meninggalkan kebiasaan merokoknya, supaya kesehatan mereka tetap terjaga dan nantinya menjadikan tubuh mereka sehat bugar dan terhindar dari penyakit yang mengancam jiwa mereka.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar